Gadzhi Rabadanov Hancurkan Marc Diakiese dalam 32 Detik, Pertahankan Dominasi di PFL 2025

Rabadanov (25-4-2) yang merupakan murid langsung legenda UFC Khabib Nurmagomedov, menunjukkan kelasnya sebagai juara bertahan dengan menghentikan mantan petarung UFC ini dengan brutal. Kemenangan ini sekaligus memperpanjang rekor menang beruntunnya menjadi 11 laga di PFL.
Baca Juga:
"Sejak awal saya yakin bisa menyelesaikan pertarungan sebelum ronde ketiga, tapi Tuhan berkehendak lebih cepat," ujar Rabadanov usai pertarungan melalui interpreter.
Pertarungan dimulai dengan Diakiese yang langsung menekan dengan tendangan. Namun Rabadanov yang tenang berhasil memanfaatkan momen ketika lawannya kehilangan keseimbangan. Dengan refleks mematikan khas petarung Dagestan, ia menjatuhkan Diakiese ke kanvas dan langsung mengambil posisi dominan.
Dari posisi mount, Rabadanov menghujani Diakiese dengan pukulan ground-and-pound yang akurat. Wasit tidak punya pilihan selain menghentikan pertarungan setelah melihat Diakiese tidak mampu membela diri.
Kemenangan express ini semakin mengukuhkan Rabadanov sebagai favorit utama mempertahankan gelar PFL Lightweight tahun ini. Pelatihannya di American Kickboxing Academy bersama tim Khabib Nurmagomedov jelas membuahkan hasil gemilang.
Sementara bagi Diakiese, kekalahan ini menjadi tamparan keras dalam debutnya di PFL setelah sebelumnya berkarier di UFC. Petarung asal Inggris ini harus kembali mengevaluasi strateginya jika ingin bertahan di kompetisi PFL yang semakin ketat.
Prestasi Rabadanov semakin membuktikan dominasi petarung Dagestan di dunia MMA. Dengan teknik gulat yang solid dan ground-and-pound yang menghancurkan, ia berpotensi menjadi penerus Khabib Nurmagomedov sebagai ikon baru MMA dari Dagestan.

Legenda Gulat Dunia Buvaisar Saityev Meninggal, Khabib Nurmagomedov Sampaikan Belasungkawa

Usman Nurmagomedov Kewalahan Kalahkan Paul Hughes, Satu Juri Beri Hasil Imbang

Khabib Nurmagomedov Klarifikasi Insiden Pengusiran dari Pesawat Frontier Airlines

Khabib Nurmagomedov dan Frontier Airlines yang Mengusirnya dari Pesawat: Diskriminasi atau Kesalahpahaman?

Khabib Nurmagomedov Angkat Bicara Soal Perseteruan Umar dan Merab: Umar Pantas, Merab Gugup
